Elin's Random Talk - 5 : Social Media Rules

| On
Juni 10, 2018
I am pretty sure that everyone has different rules in social media, or nah? Anyway, that's okay! 
(kalo temen-temen ada yang mau share etika kalian dalam ber-sosmed, boleh banget ya!)


Berikut ini adalah aturan sosial media yang aku terapkan selama ini:

1. Komunikasi

Iya, kalo kamu aslinya suka kasar (seluruh kebun binatang keluar) di dunia nyata, nggak perlu menggunakan kata-kata kasar juga di sosial media, nggak ada bagusnya dan yang ada nambah dosa yang lihat. 

Loh! Pencitraan dong kak? 
Ini sih sesat pikir namanya. 

Aku kasih contoh kecil ya: 
Kalo di rumah suka makan pake tangan, terus di restoran mewah pake cuttleries lengkap, masa iya dibilang pencitraan? ....kan nggak. Ini namanya tau tempat dan tau diri. :)

2. Never share negative vibes!

Pernah nggak sih kalian terbangun terus semangatnya luar biasa? bawaannya seneeeeeeng aja gitu, terus buka Instagram, EH, malah bacain curhatan temen yang ngeluh-ngeluh terus jadi ikutan kesel sendiri.

Kok bisa ikutan kesel sih? kalian sadar nggak kalo sosial media itu juga berpengaruh terhadap psikologis kalian? 

Contoh kecilnya: kalian melihat temen kalian nikah, ikutan seneng nggak? temen kamu share dia sedang mengalami musibah, ikutan sedih nggak?

Aku punya temen kayak gini nih, (if you read this then Haaaiiiiiii!) sekarang sih dia udah berubah dan udah jadi happy&positive-virus.

Well, boleh aja kok sesekali curhat kalo kamu kesal di sosial media, tapi kalo terus-menerus? :)) hmmm….. selain buang-buang tenaga, kamu bikin mood orang lain jadi ikutan negative.


3. Telling a Story, Is it true? Does it bring the positivity?

Seringkali aku mengambil pengalaman-pengalaman pribadi aku ataupun cerita teman-teman aku sebagai motivasi atau kisah inspiratif untuk kalian, 

Nah, dalam menceritakan sesuatu di sosial media, tentunya harus sesuai fakta, check dulu kebenarannya dan jangan asal posting, harus bisa dibuktikan juga dan yang penting tidak boleh menyebutkan identitas seperti nama, pekerjaan, umur, sosial media orang tsb (kecuali tujuan kamu emang mau bullying orang, lol).

Selain itu, sebelum menceritakan hal tsb ke sosial media, ada baiknya, jika dipertimbangkan, apakah cerita tersebut akan berdampak positif bagi orang banyak? memotivasi? menginspirasi? apakah itu sesuai dengan kenyataan? apakah cerita tersebut memiliki nilai positif?

So if you gonna share your story on social media, never lie and make sure you can prove it. As simple as that.


4. Review products …As a Beauty Influencer

Jujur aja nih ya, beberapa tahun terakhir ini memang Beauty Influencer (Blogger / Vlogger) melakukan kerjasama dengan brand ini-dan-itu. Berbayar? Iya. Lagian siapa sih yang nggak mau? Dapet produk gratis, orang pertama yang cobain produk itu, ngelakuin hal yang disuka, dibayar lagi? WOW…

Nah, dalam hal ini setiap Beauty Influencer memiliki prinsip yang berbeda, sedangkan aku memiliki prinsip bahwa aku tidak akan pernah mengulas produk yang belum aku coba, abal-abal (ga jelas dimana produksinya, tidak ada BPOM dll)  atau lebih banyak negative sides-nya, meskipun dibayar. 

Karena aku percaya, mereka yang follow aku tentunya ingin melihat ulasan-ulasan secara jujur, bukan iklan doang macem TV. 


5. Proper Clothesperlu ga sih di sosial media?

Orang tua aku ngga pernah ngelarang aku dalam hal apapun, cuman mereka minta satu hal aja: maunya aku selalu berpakaian tertutup di bagian-bagian yang memang harus dijaga. 

Nggak hanya di dunia nyata aja namun di sosial media juga. Of course, karena sosial media aku juga di pantau, posting yang aneh-aneh langsung di tebas kali yaaa…hahaha

Alasannya sih mainstream ya sis, 
untuk proteksi diri dan menghargai diri sendiri…

HAHAHA

Dan suatu hari, aku berada di tempat umum, sambil menunggu, aku melihat di depan ku ada cowok yang juga sedang menunggu (usia di bawah 30 tahun, I guess..), lagi main Instagram dan kebetulan yang berada di Home adalah temen aku, 

(oh! kalian pasti pernah baca ini di Instagram-Story aku hahaha...)

Aku langsung senyum-seneng gitu dong ngeliatnya, 
Bangga, ketemu followers temen sendiri... 

Taukah kalian apa yang dilakukan oleh pria ini? 

zoom
zoOM
ZOOM 
....
ke bagian dada!

.....................................

I was shocked :o

I mean, ada apanya tuh? ngapain sih bang? omg. why? di siang bolong gini? di tempat publik? dengan handphone segede itu? 

Seketika aku merasa memang perlu juga menggunakan baju yang "tidak terlalu vulgar" di sosial media. Karena aku  juga nggak mau memberikan "pleasure" untuk orang-orang seperti itu...... #anaknyagamaurugi 

But if you are okay with this, terserah. Kan setiap orang berhak memilih. :D and these are my own rules! :)
2 komentar on "Elin's Random Talk - 5 : Social Media Rules"
  1. Kaka yang selalu menginspirasi dan selalu positive *hug❤ suatu saat semoga aku bisa seperti ka Elin . Amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak selalu positif sih, hanya selalu berusaha melihat segala sesuatu dari sisi positif :k

      Hapus

Hello! A warm greetings from Elin ♥
Please wait and write your comment in the box and..

I read every comment I get from you :)

P.S. Click ‘Notify Me’ Button so you will get notification once your comment I have replied.

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9

Post Signature